Guru madrasah swasta demo di DPR, menyuarakan 4 tuntutan terkait hak, kesejahteraan dan perlakuan yang dinilai tak adil.
Ribuan guru madrasah swasta turun ke DPR untuk menyampaikan aspirasi mereka. Merasa terpinggirkan, para guru mengajukan empat tuntutan penting, mulai dari hak kesejahteraan hingga perlakuan yang adil dalam dunia pendidikan.
Aksi ini menyoroti perlunya perhatian pemerintah terhadap nasib tenaga pendidik madrasah swasta. Simak di Informasi Hukum dan Keadilan fakta lengkap dan poin-poin tuntutan yang disuarakan guru di DPR berikut ini.
Guru Madrasah Swasta Demo Di DPR Tuntut Kesetaraan
Massa guru madrasah swasta dari berbagai daerah menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Para guru menuntut penghapusan diskriminasi kebijakan serta peningkatan kesejahteraan yang setara dengan guru madrasah negeri.
Pantauan di lokasi menunjukkan guru mulai berdatangan sejak pukul 10.15 WIB, dengan peserta datang dari Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Aceh. Mayoritas mengenakan kemeja putih dengan bawahan hitam, sementara beberapa tampak mengenakan batik hijau khas madrasah.
Aksi ini menunjukkan solidaritas para guru madrasah swasta untuk menuntut perlakuan adil dari pemerintah. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan menjadi perhatian serius pihak legislatif dan eksekutif.
Empat Poin Tuntutan Guru Madrasah Swasta
Dalam aksi tersebut, guru madrasah swasta menyampaikan empat tuntutan utama terkait keadilan dan kesetaraan. Orator aksi menjelaskan bahwa diskriminasi terhadap tenaga pendidik madrasah swasta harus segera dihapus.
Tuntutan pertama menekankan agar pemerintah dan DPR tidak membedakan perlakuan antara guru madrasah negeri dan swasta. Para guru menilai kebijakan yang ada selama ini masih bersifat diskriminatif dan merugikan mereka.
Tuntutan kedua terkait kesempatan mengikuti seleksi aparatur sipil negara melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Mereka meminta agar guru madrasah swasta dapat disetarakan dan ditempatkan di madrasah negeri maupun swasta sesuai kemampuan dan kualifikasi.
Baca Juga: Perjuangan Panjang Korban Pencabulan Di Kebayoran Baru Untuk Keadilan
Tunjangan Dan Insentif Yang Layak
Tuntutan ketiga menyoroti pemberian tunjangan sertifikasi atau tunjangan lain yang dibayarkan secara rutin setiap bulan. Para guru berharap sistem penggajian yang adil dapat diterapkan, serupa dengan guru madrasah negeri.
Kebijakan ini dianggap penting untuk menjaga kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan motivasi mengajar. Selain tunjangan, guru juga berharap adanya transparansi dalam pemberian insentif agar semua mendapat hak yang setara.
Tuntutan keempat menekankan perlunya Instruksi Presiden (Inpres) terkait penyelenggaraan pendidikan madrasah swasta. Guru berharap status dan kesejahteraan mereka meningkat secara berkelanjutan melalui kebijakan resmi pemerintah.
Aksi Guru Dan Upaya Negosiasi dengan DPR
Sekitar pukul 11.20 WIB, tujuh perwakilan guru madrasah dipersilakan masuk ke Gedung DPR/MPR RI. Mereka dijadwalkan bertemu pimpinan parlemen dan perwakilan komisi yang membidangi pendidikan.
Dalam pertemuan itu, para guru menyampaikan aspirasi dan empat tuntutan secara langsung kepada anggota DPR. Langkah ini menunjukkan upaya mereka menempuh jalur dialog untuk memperoleh solusi yang konkret.
Para guru berharap negosiasi ini menghasilkan keputusan yang jelas terkait hak dan kesejahteraan mereka. Selain itu, aksi ini menjadi momentum untuk menyoroti kondisi guru madrasah swasta secara nasional.
Harapan Dan Respons terhadap Tuntutan
Aksi guru madrasah swasta menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik di madrasah swasta. Masyarakat dan tenaga pendidik berharap kebijakan yang adil segera diterapkan.
Selain itu, kesetaraan antara guru madrasah negeri dan swasta diharapkan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Pihak DPR dan pemerintah diharapkan menindaklanjuti tuntutan tersebut dengan langkah nyata, termasuk kebijakan penggajian dan tunjangan.
Demonstrasi ini menjadi bukti bahwa guru madrasah swasta memiliki peran penting dalam pendidikan dan layak mendapat perlakuan yang setara. Dengan perhatian dan regulasi yang tepat, kesejahteraan guru dapat meningkat, sekaligus mendukung kualitas pendidikan di Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari beritadiy.pikiran-rakyat.com